Embracing Green Growth for the Future

OASA Pacu Proyek Biomassa

PT Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA) terus mendorong pengembangan pabrik biomassa yang diharapkan menjadi sumber pendapatan perseroan pada masa mendatang.
Direktur Utama Maharaksa Biru Energi Bobby Gafur Umar mengatakan sejumlah proyek yang dicanangkan perseroan pada 2023 kini sudah mulai beroperasi.
Salah satunya, pabrik bio- massa OASA di Pulau Bangka. Pabrik biomassa berbahan baku woodchip itu telah mulai beroperasi dengan kapasitas hingga 50.000 ton per tahun.
“Beberapa pabrik lainnya akan segera dibangun, yakni di Blora dan Banten,” jelas Bobby dalam keterangan res- mi, Rabu (29/5).
Di Blora, OASA merancang pabrik biomassa dengan ka- pasitas tahap pertama 60.000 ton per tahun dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir tahun ini.
Bobby memaparkan bio- massa tersebut akan dipasok sebagai bahan cofiring untuk PLTU Rembang. Selain biomassa, pabrik di Blora juga akan memproduksi biogas yang rencananya diekspor ke Jepang.
“Pabrik ini nantinya akan mampu menghasilkan 5 MMCFD bio-LNG per hari, dibangun dengan investasi sekitar US$100 juta.”
Dia berharap pengembangan pabrik biomassa akan menambah tebal kocek OASA pada 2024 dan tahun-tahun berikutnya. OASA juga menargetkan bisnis biomassa akan menjadi salah satu penopang kinerja perseroan ke depan.
Menurut Bobby, berkembangnya industri biomassa sekaligus menunjukkan besarnya potensi energi baru terbarukan (EBT) berbasis ekonomi kerakyatan. Dia menambahkan kebutuhan biomassa untuk campuran batu bara untuk bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) diprediksi terus meningkat dari 2024 ke 2025.
Di sisi kinerja keuangan, OASA mengantongi penda- patan bersih sebesar Rp22,76 miliar pada kuartal I/2024. Pencapaian itu meningkat 121% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Pada saat yang sama, OASA juga meraup laba bersih se- besar Rp1,11 miliar.
Kenaikan pendapatan itu melanjutkan realisasi pada 2023 saat OASA membuku- kan pendapatan usaha sebesar Rp44,15 miliar atau meningkat lebih dari Rp3 miliar dibandingkan perolehan pendapatan usaha pada 2022.
Di lantai bursa, saham OASA parkir di level Rp113 atau merosot 17,52% year-to-date. Kapitalisasi pasar OASA ter- catat sebesar Rp717,24 miliar.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *