Embracing Green Growth for the Future

COFIRING BIOMASSA DINILAI JADI QUICKWIN PENURUNAN EMISI

Direktur Biomassa PLN Energi Primer Indonesia (EPI) Antonius Aris Sudjatmiko mengatakan, untuk mencapai target penurunan emisi NDC 2030 dan NZE 2060, diperlukan quickwin dari
serangkaian program yang memiliki biaya produksi kompetitif.”Cofiring biomassa pada PLTU adalah salah satu quickwin paralel menunggu kesiapan teknologi dan industri energi terbarukan
lainnya,” kata Aris dilansir Antara, Ahad (24/3/2024). Program ini juga membuka lapangan pekerjaan paling banyak dan memiliki value creation green circular economy dengan melibatkan
banyak UMKM dibanding energi terbarukan lainnya.Aris menjelaskan, potensi pemanfaatan sumber bahan baku pun bermunculan. Mulai dari berbagai jenis limbah baik dari pertanian, perkebunan, pertukangan, kehutanan, sampah maupun pemanfaatan lahan kering.”Potensi itu tersebar dan tersedia untuk kebutuhan minimal 10 juta ton biomassa, namun perlu didukung
dengan regulasi dari Kementerian Lembaga terkait untuk sumber biomassa yang lestari dan berkelanjutan,” kata Aris. Dia mencontohkan, PLN EPI telah bekerja sama dengan Kesultanan
Yogyakarta dalam mengembangkan kawasan ekonomi hijau (green economy) untuk mendukung NZE, ESG hingga SDG’s. Cofiring biomassa, kata dia, dalam hal ini memberikan porsi nilai terbesar bagi UMKM dan perusahaan lokal dalam penyediaan feedstock dan proses bahan baku biomassa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *